Eternals : Film MCU Ber-Rating Kritikus Terendah

eternals

no-cuts – Eternals menjadi film Marvel Cinematic Universe (MCU) dengan peringkat terendah di laman agregator Rotten Tomatoes. Hal itu berdasarkan ulasan para kritikus film terhadap film ini.

Eternals mendapat rating sebesar 63 persen. Angka ini lebih rendang dibanding film MCU lainnya, Thor: The Dark World yang mendapat rating 66 persen.

Kritikus film Leah Greenblatt menuliskan bahwa film ini terlalu dibuat sesuai Marvel yang menceritakan mitos asal yang berbelit-belit dengan pemandangan eksotis London, Hiroshima dan Babel Kuno.

Namun, ia juga mengakui jejak sutradara pemenang Oscar, Chloe Zhao, sulit untuk dilewatkan di film melankolis yang karakter-karakternya dalam dan unik.

Menurut kritikus Leo Brady, masalah utama Eternals bukan ada di Chloe Zhao, melainkan pada MCU. Menurutnya, Zhoe telah menciptakan film yang sesuai dengan gaya narasinya, dengan aktor-aktor ternama dan masih merekam sinematografi khasnya di lokasi.

Sementara itu, kritikus Sean Chandler mengaku tetap menghargai MCU karena berani mengambil risiko dengan menceritakan jenis cerita yang ambisius dan berbeda. Namun cerita film ini sama sekali tidak sesuai dengan ambisi film.

Berdasarkan 16 ulasan awal yang dihimpun Rotten Tomatoes, diberitakan EW pada Kamis (28/10) waktu AS, penilaian dan ulasan awal terhadap Eternals terbelah. Sebanyak 10 kritikus film memuji dan 6 kritikus lainnya mengkritik Eternals.

Menuai Banyak Pujian

Salah satu pujian diberikan Owen Gleiberman sebagai kritikus dari Variety. Ia merasa Eternals adalah film menyenangkan untuk ditonton meski durasi film yang disutradarai Chloe Zhao ini terbilang lama.

Pujian lain datang dari Brian Truitt sebagai kritikus dari USA Today. Ia merasa Eternals benar-benar memanfaatkan keunggulan Zhao dan terasa ramah bagi penonton baru yang mulai memahami Marvel Cinematic Universe (MCU).

Meski mendapatkan banyak pujian, sederet kritik juga membuntuti film Eternals. Kritikus dari Indie Wire, David Ehrlich, menilai film tersebut tida bisa melakukan apa-apa selain menampilkan deretan pahlawan super seperti film lain.

Kemudian kritik lain datang dari Steve Rose sebagai kritikus dari Guardian. Ia menilai Eternals merupakan film biasa saja, yakni tidak terlalu membosankan tetapi juga tidak terlalu menarik untuk ditonton.

Eternals mengisahkan sekelompok manusia bernama Eternals yang memiliki kekuatan super. Mereka dikisahkan sudah ada sejak awal peradaban manusia dan disebut sebagai salah satu pahlawan super tertua di dunia.

Kali ini Eternals yang tersebar di berbagai tempat kembali bersatu untuk menjalani sebuah misi, mengalahkan musuh bebuyutan dan musuh tertua umat manusia yang tergabung dalam The Deviants.

Film ini menjadi perbincangan hangat setelah rilis lantaran menampilkan Harry Styles sebagai Eros yang merupakan adik dari Thanos dalam adegan pasca-kredit. Kemungkinan besar karakter tersebut akan muncul dalam film-film MCU di masa mendatang.

Berikut kami rekomendasikan situs informasi lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *